Showing posts with label manfaat merangkak. Show all posts
Showing posts with label manfaat merangkak. Show all posts

Thursday, December 5, 2013

Merangsang Bayi Merangkak




Melihat banyaknya manfaat merangkak, banyak orang tua yg cemas bila buah hatinya tak kunjung bbisa merangkak.
Kita memang harus khawatir bila bayi tidak merangkak atau cara merangkaknya tidak benar hingga lewat usia 8 bulan. Tidak bisa merangkak disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari malnutrisi, obesitas, kurang stimulasi merangkak, hingga keterlambatan perkembangan, kelainan gerakan kasar, gangguan keseimbangan dan lainnya.

Berikut tips merangsang bayi merangkak yg saya peroleh dari tabloid ayahbunda :

Sering tengkurapkan (tummy time) bayi sejak dini, yang merangsangnya untuk mengangkat tubuh, mengangkat kepala dan bergerak dengan perutnya, yang merupakan cikal bakal merangkak.
  • Hindari baby walker dan sering turunkan bayi dari stroller atau gendongan untuk diletakkan di ruangan luas dan bersih untuk merangsangnya merangkak. Sediakan alas matras atau karpet dan aman dari benda-benda berbahaya, seperti stop kontak.
  • Letakkan mainan di hadapan bayi. Mainkan agar dia tertarik meraihnya, tepuk tangan atau beri pujian meski bayi baru bisa menggeser posisi sedikit dnegan perut atau malah mundur ke belakang. Jika ia berhasil meraioh mainan, beri pujian ia pintar.
  • Sediakan mainan yang ‘mempromosikan’ merangkak, seperti drum yang bisa menggelinding, bola atau boneka yang bisa memantul. Bayi suka ‘mengejar’ benda yang menarik hatinya.
  • Beri ia contoh, maka merangkaklah bersama bayi.
  • Tidak terburu-buru distimulasi untuk berjalan (berdiri, merambat, atau titah).
  • Rencanakan untuk melakukan terapi pijat, senam, fisioterapi atau terapi okupasi karena adakalanya stimulasi saja tidak cukup untuk mengembangkan kemampuan merangkak. Konsultasikan pada dokter anak Anda.
Bila bayi merangkak dengan cara kurang tepat, misanya bear crawl atau merangkak dengan kedua kaki diluruskan, maka harus dikoreksi. Bila bayi mengesot terus, mungkin karena otot-ototnya lemah sehingga dia tidak bisa mengangkat perut. Hal ini banyak dialami anak yang mengidap sindroma down. Fisioterapi dapat membantu memperbaiki keterlambatan atau gangguan merangkak dnegan cara meningkatkan kemampuan motorik kasar bayi secara  khusus, membantu meningkatkan koordinasi, stabilisasi dan keseimbangan, mencegah dan mengoreksi kelainan bentuk tubuh, bila ada.


Baca juga :
Manfaat merangkak
Hubungan Merangkak dengan Perkembangan Otak 

Manfaat merangkak



Merangkak tidak hanya sebagai tanda pertumbuhan bayi, tapi juga memiliki banyak manfaat penting kaitannya dengan perkembangan fisik dan otak bayi.
  • Menguatkan leher, tangan, sendi dan otot.
  • Menguatkan otot besar dan kecil, mengahaluskan kemampuan motorik kasar dan halus.
  • Menunjang koordinasi mata dengan tangan, kekuatan, tegangan otot, keseimbangan, keterampilan jari.
  • Melatih kedua belahan otak. Gerakan menyilang saat merangkak merangsang memperkuat dan mengintegrasikan kedua belahan otak atau area-area yang berbeda pada otak. Sekaligus membantu mengoordinasi penggunaan kedua belah mata, telinga, tangan dan kaki secara simultan.
  • Meningkatkan produksi myelin di otak. Gerakan menyilang saat merangkak memungkinkan kedua belahan otak berbagi, menyimpan dan mengeluarkan kembali informasi inderawi penting dengan lebih cepat. Merangkak meningkatkan produksi myelin, zat yang melapisi sel saraf, yang membantu otak mengirim dan menerima pesan lebih cepat da jelas. Merangkak akan merangsang pula bagian otak ‘reseptif dan ‘ekspresif.’
  • Mengembangkan sambungan jaringan syaraf. Gerakan berulang-ulang saat merangkak merangsang, mengorganisir dan mengembangkan sambungan jaringan saraf otak sehingga, otak lebih efisien dalam mengontrol proses kognitif seperti pemahaman, konsentrasi dan ingatan.
  • Membantu perkembangan dan pemahan bahasa, sebab bayi dirangsang menggunakan kedua telinga secara simultan dan mengembangkan pendengaran kedua telinga.
  • Merangsang kepekaan taktil (sentuhan), kepekaan visual dan kepekaan terhadap jarak jauh-dekat. 

Baca juga : 
Merangsang Bayi Merangkak
Hubungan Merangkak dengan perkembangan otak