Thursday, April 14, 2011

Perbedaan Virus dan Bakteri


Banyak banget penyakit yang beredar disekitar...
diantaranya disebabkan oleh bakteri adapula yg disebabkan oleh virus.
Jadi penasaran kan....? apa sech beda virus dan bakteri?
Trus bagaimana cara penangannya jika sudah terinfeksi virus atau bakteri....


Virus itu parasit sejati, tidak memiliki “mesin” biosintetik sendiri.
Tubuhnya hanya terdiri dari selubung protein dan isi yang terdiri dari DNA saja atau RNA saja.
Ketika virus dikristalkan, virus mirip benda tak hidup.
Namun, jika dimasukkan ke dalam lingkungan yang cocok, virus akan hidup kembali sebagai parasit sejati, virus menginfeksi tumbuhan, hewan, dan manusia

Sedangkan bakteri merupakan organisme hidup dan dapat ditemukan di mana-mana.

Apakah virus dan bakteri bisa dibasmi dengan ANTIBIOTIK???
Untuk Infeksi virus, Sistem kekebalan tubuh yang harus menyingkirkannya atau membiarkannya tetap di dalam tubuh kita.
Infeksi virus biasanya disertai dengan gejala-gejala seperti sakit tenggorokan, pilek, kongesti, muntah dan diare.

Sebenarnya antibiotik hanya efektif terhadap bakteri.
Antibiotik TIDAK AKAN BEKERJA terhadap infeksi virus.
Infeksi bakteri yang mungkin memerlukan perawatan dengan antibiotik termasuk infeksi telinga dan sinus, radang tenggorokan dan batuk rejan.

Antibiotik dapat mencegah komplikasi serius dari infeksi bakteri bahkan bisa menghindarkan dari kematian.
Namun pada penggunaan yang terus menerus dan dan dosis yg tidak tepat bisa menyebabkan seseorang menjadi kebal,  dan akhirnya antibiotik menjadi tidak berdaya ketika harus melawan bakteri yang berbahaya..
Penggunaan antibiotik secara tepat akan sangat membantu bila diperlukan..

Jika buah buah hati kita terinfeksi oleh bakteri, dan dokter memberikan resep antibiotik perlu menyimak hal-hal berikut :
1.       Selalu menghabiskan seluruh resep antibiotik. menghentikan pemberian antibiotik sebelum dosis yg diberikan habis, bisa menyebabkan bakteri muncul kembali.
2.       Jangan menyimpan antibiotik untuk penggunaan dikemudian hari
3.       Jangan berbagi antibiotik dengan orang lain, karena dosis yang diberikan hanya untuk seorang.
4.       Jika si kecil mengalami sakit perut atau mengalami diare ketika dalam terapi antibiotik, segera konsultasikan dengan dokter. jika muncul ruam dan terus berkembang, harus segera konsultasi ke dokter ada kemungkinan alergi terhadap obat.
Bagaimana infeksi virus dan bakteri menyebar?
Infeksi virus dan bakteri memiliki cara penyebaran yang sama yaitu, bersin/batuk, jabat tangan, makan dengan kondisi tangan kotor, kontak melalui penderita melalui cairan tubuh.

mmmmhhhh.....
Benar-benar tidak ada cara untuk mencegah buah hati kita dari kontak dengan kuman,
tapi ada langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah mereka dari penyebarannya. Membiasakan  mencuci tangan sebelum dan sesudah makan dan juga sebelum dan sesudah bermain dengan mainannya.
Menjaga kebersihan tangan sangatlah mudah, cukup efektif walau hanya dengan sabun dan air.
Jika si kecil sakit, hindarkan dari aktivitas sehari-sehari, sekolah, ke toko bahan makanan maupun tempat umum lainnya, hal ini untuk mencegah penyebaran virus maupun bakteri yang menjadi penyebab si kecil sakit.

Semoga bermanfaat

Salam
Zilah Kris

No comments:

Post a Comment

Post a Comment